Rabu, 04 September 2019

ILMU GHAIB

Cara Membuka Ilmu Ghaib

Di dunia ini, ada orang-orang diberi kelebihan oleh Tuhan hingga punya
kemampaun supranatural meskipun dia tidak pernah belajar. Ada pula orang
yang diberi kemudahan untuk mempelajari berbagai ilmu sehingga ia bisa
punya banyak kemampuan dalam waktu singkat. Ada juga orang yang
kesulitan dalam mempelajari ilmu, padahal dia sudah tekun berusaha. Jika
Anda termasuk golongan yang terakhir, maka jangan pesimis dulu. Masih
banyak jalan untuk membuka pintu keilmuan Anda.

Banyak orang belajar ilmu gaib selama bertahun-tahun, tetapi tidak ada
hasil yang memuaskan. Kegagalan itu bisa saja terjadi karena ilmu yang
dipelajari sudah tidak asli tata-caranya atau mempelajari ilmu palsu.
Banyaknya Ilmu palsu dan ilmu yang tidak asli tradisinya biasanya adalah
ulah oknum paranormal yang tidak bertanggung jawab
Jangan mudah percaya kepada orang yang katanya bisa membuka aura, cakra
atau hijab gaib sehingga orang bisa dengan cepat menguasai ilmu gaib dan
bisa masuk alam gaib. Sesungguhnya hati Anda hanya bisa terbuka oleh
usaha Anda sendiri. Orang lain hanya bisa membantu mengarahkan dan
memberi tahu caranya.

Sebab kegagalan lainnya adalah ketidaktahuan akan hakekat ilmu yang
dipelajarinya. Orang yang belajar ilmu gaib seharusnya tahu "dari mana
sumber kekuatan ilmu gaib dan bagaimana proses atau cara kerja ilmu
gaib", atau mungkin dia berguru pada pada paranormal palsu yang ilmunya
pastinya palsu.

Oleh karena itu saya menyusun "Pembuka Ilmu Gaib" yang mengupas dua hal
pokok yang seharusnya menjadi pengetahuan awal bagi Anda yang ingin
belajar ilmu gaib. Pengetahuan ini akan sangat membantu dalam membuka
pintu kekuatan gaib di tubuh.

Sumber Kemampuan Supranatural

Aliran hikmah dan kejawen sepakat bahwa sumber kekuatan ilmu gaib adalah
khodam. Namun kedua aliran tersebut berbeda pendapat mengenai pengertian
khodam. Aliran kejawen beranggapan bahwa khodam atau prewangan adalah
jenis makhluk tertentu yang memang diciptakan Tuhan untuk membantu
manusia. Menurut faham kejawen, khodam bukanlah jin dan bukanlah
malaikat, melainkan makhluk gaib khusus yang berfungsi menimbulkan
kekuatan supranatural pada manusia sakti atau benda bertuah.

Sedangkan aliran hikmah yakin bahwa "khodam" sebetulnya hanyalah julukan
bagi Jin atau Malaikat yang membantu manusia. Pendapat ini setidaknya
bedasarkan dua alasan sebagai berikut: Pertama, Khodam dalam bahasa Arab
berarti pembantu, penjaga atau pengawal yang selalu mengikuti. Dalam
bahasa arab pembantu rumah tangga, sopir, tukang kebun dan body guard
juga bisa disebut sebagai khodam.

Kedua, Bukankah dalam Al-Quran sudah diterangkan bahwa Allah hanya
menciptakan hambanya dalam tiga bentuk saja, yaitu: Malaikat, Manusia
dan Jin. Kalaupun ada yang istilah "khodam", maka tidak lain hanyalah
nama alias untuk ketiga jenis makhluk tersebut. Seperti halnya "setan",
sebetulnya bukanlah jenis mahluk, melainkan hanya julukan bagi jin dan
manusia yang suka berbuat kejahatan. Saya pribadi lebih meyakini
pendapat aliran hikmah karena mempunyai alasan yang kuat.

Keajaiban yang ditimbulkan oleh ilmu gaib berbeda dengan mukzijat.
Perbedaannya terletak pada prosesnya dan siapa yang menerimanya.
Mukzijat hanya diterima oleh nabi/rasul dan prosesnya tanpa perantara,
tidak ada perantara malaikat/jin yang menyebabkan nabi Musa bisa
membelah lautan dan tongkatnya menjadi ular. Kejadian mukjizat langsung
dari perintah Allah "kun fa yakun!". Mukjizat tidak bisa dipelajari atau
diusahakan oleh manusia, termasuk nabi, nabi hanya menerima dan tidak
berkuasa menolak kekuasaan Allah.

Sedangkan keajaiban yang ditimbulkan ilmu gaib sebenarnya adalah fungsi
khodam yang sudah menyatu dengan pemilik ilmu gaib. Misalnya orang yang
kulitnya kebal senjata tajam, sebetulnya kulitnya diselimuti enegi gaib
oleh khodam sehingga senjata yang hendak menyentuh kulit terhalang dan
tidak bisa menembus. Proses ini serupa dengan atmosfer bumi yang ketika
ada meteor jauh maka akan mengalami gesekan hingga meteor terbakar dan
habis, dengan begitu mahluk bumi menjadi aman dari meteor yang berjatuhan.

Ilmu Gaib bisa dipelajari atau diusahakan. Usaha untuk memperoleh ilmu
gaib bisa dengan puasa, wirid mantra, meditasi, pengisian (bila ada
guru) dan lain-lain. Khodam yang akan menjadi ruh ilmu gaib pun
berbeda-beda tergantung jenis ilmu dan siapa yang mengamalkan ilmu
tersebut. Untuk amalan yang murni bersumber dari Al-Quran, IsyaAllah,
khodamnya adalah malaikat. Ilmu Kejawen, kebanyakan berkhodam Jin muslim
atau jin non-muslim tergantung siapa yang mengamalkannya dan niat
memiliki ilmu tersebut.

Sifat Khodam Ilmu Gaib

Saya yakin, sebagian dari Anda menjadi takut mempelajari ilmu gaib
setelah tahu bahwa kekuatannya sebetulnya berasal dari makhluk gaib
(khodam). Ketahuilah bahwa jin yang menjadi khodam suatu ilmu berbeda
sifatnya dengan jin pengganggu. Khodam adalah jin yang bersifat pasif.
Dia tidak bisa mempengaruhi pikiran Anda dan tidak bisa menampakan diri.

Meskipun khodam selalu mengikuti Anda, dia tidak akan berkomentar apapun
tentang tindakan Anda. Khodam juga tidak bisa berkomunikasi dengan Anda,
kecuali Anda menguasai ilmu untuk berkomunikasi dengan khodam. Jadi
intinya, meskipun ratusan khodam mengikuti Anda, Anda tetaplah diri Anda
yang merdeka, boleh melakukan apa saja sesuka hati. Anda tidak perlu
takut dengan khodam karena khodam sepenuhnya hanya akan membantu Anda
tanpa minta imblan dan tidak mengganggu.

Mengapa harus puasa dan baca mantra?

Hakekat puasa dalam ilmu gaib adalah untuk mempermudah penyatuan khodam
dengan pemilik ilmu. Bukan berarti tanpa puasa ilmu tidak bisa dikuasai.
Jika ada guru sakti yang bersedia mengisi Anda, maka Anda langsung bisa
memiliki ilmu tanpa melelui proses puasa/ritual. Kekuatan hasil
pengisian tergantung seberapa besar kesaktian guru yang mengisi Anda.
Sedangkan jika Anda puasa/ritual sendiri, maka kekuatan yang dihasilkan
tergantung penghayatan dan kesungguhan Anda dalam menjalani puasa/ritual.

Mantra adalah sarana untuk memanggil khodam. Saat Anda membaca mantra,
beberapa khodam yang sifatnya sama dengan mantra yang Anda baca langsung
datang mengitari Anda. Khodam-khodam itu tidak bisa lagsung bersatu
dengan tubuh Anda karena berlainan materi penyusun tubuh. Jin terbuat
dari api (panas) dan Anda terbuat dari tanah (netral), maka agar
mempermudah penyatuan khodam dengan diri Anda anda harus mengosongkan
perut hingga tubuh Anda lemah dan terasa panas.

Lemahnya tubuh Anda saat berpuasa juga mempermudah penyatuan khodam.
Logikanya, tubuh lemah adalah karena kekurangan energi, maka ada
kesempatan bagi khodam untuk mengisi kekurangan energi di tubuh Anda.

Ilmu yang sudah ada pada diri Anda bisa bertambah kuat dan juga bisa
melemah tergantung kerajinan Anda dalam merawat ilmu tersebut. Merawat
ilmu sama artinya dengan menjaga hubungan antara khodam dan Anda.
Semakin kuat ikatan antara Anda dan khodam, kekuatan ilmu Anda semakin
kuat. Cara merawat suatu ilmu adalah dengan membaca mantranya rutin pada
waktu yang ditentukan. Semakin khusyuk dan banyak wirid mantra maka
semakin besar pula kekuatan ilmu Anda.

Cara Membuka Pintu Ilmu Gaib

Jika Anda termasuk orang yang sering gagal dalam mempelajari ilmu gaib
atau tidak menemukan guru sakti yang bersedia mengisikan ilmu ke tubuh
Anda. Maka lakukanlah cara berikut ini. Semoga dengan cara yang saya
berikan, Anda akan mudah menguasai ilmu gaib meskipun Anda hanya belajar
dari buku. Jika anda tidak mengerti bahasa arab, maka gunakan cara yang
kedua. Amalan membuka ilmu gaib, disebut juga amalan untuk untuk
ketajaman mata hati.

Cara I, cocok bagi yang senang dengan aliran Hikmah

Selama 4o hari, setiap selesai salat, terutama magrib dan subuh atau
ketika Anda selesai salat malam (tahajud), lakukanlah wirid berikut ini.

Membaca Surat Al-Fatihah x 7 ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW.

Membaca Surat Al-Fatihah x 7 ditujukan kepada Wali Ghauts hadzaz-zamani.

Membaca Ya Sayyidi Ya Rasulullah selama 30 menit dengan khusyuk.

Jika Anda punya waktu, maka Membaca kalimah toyyibah “la ilaha illallah”
3000 kali atau semampunya.

Dengan amalan ini, hati akan terang, pintu ilmu gaib akan terbuka,
sehingga Anda akan mudah dalam menguasai bermacam-macam ilmu gaib.

Cara II, cocok bagi yang senang dengan aliran Kejawen

Agar hati selalu memancarkan nur atau cahaya yang mengantarkan manusia
pada posisi yang baik dan selalu beruntung, dapat diupayakan dengan
segala aktivitas yang bertujuan untuk membersihkan hati. Diantara cara
itu adalah laku prihatin, semisal puasa dan melakukan ajaran para
leluhur untuk menggugah (membangunkan) hati melalui mantra sebagai berikut

Bismillahir rahmaanir rahiim

Ati–ati siro tangi

Amoco layang puspo kati

Sanyang surya sanyang sasi

Byar padhang badan jasmani

Padang saking kersaning Allah

La ilaha illallah Muhammadur rasulullah.

Mantra ini dibaca pagi hari di depan rumah sembari menanti terbitnya
matahari dan sore hari sambil menanti datangnya waktu mahrib. Dan
orang-orang tua zaman dulu yang mengamalkan Doa Padhang Ati ini
mengawalinya dengan puasa mutih selama 7 hari. Mutih adalah tidak makan
makanan yang berasal dari mahluk bernyawa/binatang.

Silakan di amalkan bagi yg mau mengamalkan
Jaga hati jaga ucapan

Salam hangat
Majelis zikir sabdo dadi laduni